Thursday, 29 October 2015

Ronny Agustinus, “Matinya Burung-Burung”

Ronny Agustinus, “Matinya Burung-Burung”, Jakarta Selatan: Moka Media, 2015. Rp. 38.000,00.

“Matinya Burung-Burung” adalah kumpulan mikrofiksi penulis Amerika Latin yang disusun dan diterjemahkan Ronny Agustinus, seorang penulis dan penerjemah sastra Amerika Latin terbaik saat ini. Buku ini termasuk representasi yang cukup untuk mengenal mikrofiksi sebagai sebuah genre. Pembaca akan disuguhkan beragam cerita yang sangat pendek, “el cuento muy corto” (200 sd 1.000 kata).


George Junus Aditjondro, “Pola-Pola Gerakan Lingkungan; Refleksi Untuk Menyelamatkan Lingkungan dari Ekspansi Modal”

George Junus Aditjondro, “Pola-Pola Gerakan Lingkungan; Refleksi Untuk Menyelamatkan Lingkungan dari Ekspansi Modal”, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2003. Rp. 30.000,00


Merefleksikan gerakan lingkugan yang berjalan di Indonesia, mulai dari pergeseran identitas politik gerakan lingkungan hingga pergeseran identitas agen gerakan lingkungan. Buku ini menyajikan refleksi mendalam dari seorang pegiat gerakan lingkungan. Buku ini tentu saja secara jujur bicara soal mengapa gerakan lingkungan didukung dan dijauhi. Mengapa gerakan lingkungan harus mengembangkan serta memperkuat narasinya bagi kepentingan manusia dan alam itu sendiri.

George Junus Aditjondro, “Korban-Korban Pembangunan; Tilikan terhadap Beberapa Kasus Lingkungan di Tanah Air”

George Junus Aditjondro, “Korban-Korban Pembangunan; Tilikan terhadap Beberapa Kasus Lingkungan di Tanah Air”, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2003. Rp. 50.000,00


“Korban-Korban pembangunan” adalah cerita yang memaparkan sisi lain dampak proses pembangunan terhadap struktur sosial yang paling tidak berdaya. Pembangunan yang menawarkan modernisasi dan kemajuan secara jelas menawarkan kontradiksi laten. Kerusakan lingkungan, kualitas kesehatan, tingkat kebahagiaan, serta kehidupan sehari-hari manusia yang manusiawi. Buku ini mencoba memperlihatkan bagaimana kerusakan interaksi antara manusia dan alam tidak saja berdampak pada dimensi ekologis, termasuk juga berdampak pada perubahan sosial. Bagaimana dimensi ekologis mempengaruhi cara hidup, cara berpikir manusia?